
KBRN, Tomohon : Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) penggerak ekonomi daerah khususnya di kota Tomohon berkembang positif namun perlu dilakukan pembinaan dan pendampingan khusus memajukan pelaku UMKM tersebut, pasalnya masih banyak harus dilakukan berkelanjutan melihat dari ribuan UMKM didaftarkan pemerintah namun keaktifan pelaku usaha daerah khususnya pada bidang Kuliner (pangan) tidak berkembang atau beberapa diantaranya ditutup.
Konsistensi pelaku usaha ini menjadi perhatian pemerintah, sebab itu bentuk pelatihan dan memfasilitasi untuk mendapatkan modal bertambah dilakukan ke usahawan tersebut.
Nova Rompas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Tomohon mengatakan, bantuan modal tidak menjadi tugas pemerintah kepada pelaku usaha ini, namun memfasilitasi dengan pihak peminjam modal melalui mitra kerja pemerintah yakni BUMN dan BUMD terus dilakukan pada usahawan tersebut.
âKerjasama dengan pihak bank, pegadaian, dan pemberi modal pihak ketiga ini sudah di buat nota kesepahaman, agar mempermudah membantu pelaku usaha ini pada pemberian modal, dengan presentase bunga pinjaman modal yang rendah,â ujarnya saat berdialog dengan RRI, rabu (19/6/2024).
Di kota Tomohon pun sampai sekarang ini pada jumlah sekitar delapan ribuan UMKM terdaftar, namun keaktifan menggerakkan usahanya hanya berjumlah ratusan usahawan.